Kue Tetu/Kue Perahu: Gula Merah dan Gula Pasir Khas Kota Palu


Pada saat tiba bulan Ramadhan, menu takjil khas di Kota Palu salah satunya adalah si Kue Tetu ini.

Menu takjil andalan yang sudah lama hadir dari jaman masih kecil sampai sekarang, apalagi rasa kuenya ini enaaaak sekali.

Si Kue Tetu ini bikin ketagihan, manisnya juga pas, cara buatnya simpel, bahannya juga terjangkau.

Pokoknya kangen sekali sama kue yang satu ini sudah 3 tahun juga gak makan kue ini langsung dari Palu, karena sekarang sudah tak berdomisili di sana lagi #curcol.

 Akhirnya berusaha deh buat nyari resep dan buat kue andalan ini hihi. Alhamdulillah rasanya enak dan sesuai ekspektasi hihi

Ini resepnya:


Bahan-bahan
16 perahu kecil

    secukupnya daun pandan besar
    1 cup atau 200 gram tepung terigu
    2 sdm tepung beras (skip, kelupaan hehe)
    3 cup santan kekentalan sedang
    1 sdt garam
    secukupnya batang gula merah
    secukupnya gula pasir

Langkah
20-30 menit

    Cara membuat perahu dari daun pandan: Siapkan daun pandan besar yang tak terlalu muda dan daun yang tak tua. Agar mudah dibentuk dan daun tak robek saat dilipat nanti

    Lipat kedua ujung daun. Lalu ujung daun dirobek menjadi 3 bagian. Lipat dan sambungkan (pertemukan) kedua ujung robekan ketengah. Lalu klip (hekter).


    Bentuk perahu untuk kue tetu pun telah jadi. Lebih baik lagi jika bentuk perahu persegipanjang seperti gambar.


    Siapkan gula pasir dan gula merah. Sisir atau parut gula merah. Kemudian masukkan kedalam perahu pandan. (Jika tidak terlalu suka manis, gulanya jangan terlalu banyak)


    Campurkan tepung terigu, garam, dan santan kental. Setelah tercampur rata, saring adonan.


    Panaskan kukusan sampai air mendidih. Masukkan pandan perahu kedalam kukusan, lalu tuang/sendok adonan terigu kedalam perahu pandan. Kukus dengan api kecil. Tutup kukusan dengan lap bersih. Kukus sampai matang atau sekitar 7-10 menit. Lalu angkat dan tiriskan. (Jika suka kue tetu dihidangkan dalam keadaan dingin, kue tetu bisa diletakkan kedalam kulkas setelah uap panas kue telah hilang)


    Kue tetu gula merah dan gula putih pun siap di santap saat berbuka puasa nanti. Enaaaak!


    Tetu gula merah


    Tetu gula pasir


0 Response to "Kue Tetu/Kue Perahu: Gula Merah dan Gula Pasir Khas Kota Palu "

Posting Komentar